Asmaul Husna – Part 3

Asmaul Husna – Part 3

Al Muhaimin (Yang Maha Memelihara)
Al Muhaiminu, artinya adalah hak Allah SWT bahwa dia mengurus keperluan semua makhluk-Nya, berupa pekerjaan mereka, rizki mereka, dan ajal mereka. Yaitu dengan memperhatikan, menguasai dan memeliharanya. Jadi, yang menghimpun ketiga makna itulah Al Muhaimin.
Meneladani sifat ini adalah kita harus yakin bahwa Allah SWT bersifat dengan sifat ini. Bahwa Dia yang memelihara semua makhluk-Nya. Selain itu kita harus selalu mengawasi diri dalam setiap perkara. Sebab, tidak ada sesuatu apapun yang tersembunyi dari Allah SWT.

Tuntunan Berdzikir
Barang siapa yang membaca “Ya Muhaiminu” sebanyak mungkin setiap selesai shalat isya secara rutin. Insya Allah hatinya dapat menjadi tenang dari segala macam masalah, sehingga ia menjadi tenang hidupnya. Disamping itu ia mudah menerima pelajaran serta tidak mudah lupa.
Al Aziiz (Yang Maha Perkasa)
Lafaz Al Aziiz ini berasal dari Al-Izzah, yakni kekuatan dan kemenangan. Allah adalah Al Azizz, yaitu yang maha perkasa dan Maha Mulia. Dia lah yang mulia kedudukan-Nya sehingga tidak akan hina, dan cukup dengan Dzat-Nya sehingga tidak membutuhkan kepada yang lain-Nya.
Meneladani sifat ini adalah selalu memelihara kehormatan diri dengan tidak berbuat yang hina dan keji. Selain itu mohonlah pertolongan hanya kepada Allah SWT serta tidak boleh sombong kepada manusia.

Tuntunan Berdzikir
Bacalah “Yaa Aziizu” sebanyak mungkin pada setiap selesai shalat Shubuh dan Shalat Maghrib. Insya Allah segala macam kesulitannya akan mendapat pertolongan, menjadi orang yang mulia dan disegani semua orang.

Al Jabbar (Yang Maha Memaksa/Maha Kuasa)
Allah SWT adalah Al Jabbaaru, yang berarti Maha Memaksa. Allah melaksanakan  kehendak-Nya kepada setiap orang dengan jalan ijbar (mewajibkan/memaksa supaya dikerjakan), dan tidak ada seorang pun keluar dari genggaman kekuasaan-Nya. Dan Dia lah Yang Maha Kuasa secara mutlak.
Meneladani sifat ini adalah dengan meyakini bahwa Allah SWT dapat memaksa sesuatu yang Dia Kehendaki. Selain itu berusahalah untuk selalu hidup tanpa paksaan, seperti belajar dengan baik tanpa paksaan dari orang tua.
Tuntunan Berdzikir
Barang siapa yang membaca “Yaa Jabbaaru” setiap hari secara rutin. Insya Allah jika ia berhadapan dengan musuh, maka mereka akan bertekuk lutut di hadapannya, serta tidak berani melawan.

Advertisement

No comments.

Leave a Reply